Medan-indonesiaeditorial.com I
Ikatan Pelajar Pesantren Al Kautsar Al Akbar (IPPAA) resmi menggelar serah terima jabatan dan pelantikan pengurus baru Masa Khidmah 2026–2027 , Sabtu (16/05/2026) di Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar Medan.
Kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri pimpinan yayasan, kepala madrasah, dewan guru, serta para santri.
Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar Medan, disampaikan oleh Hj. Nurjuriah Tussifah Marbun, MS, menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan kesungguhan dan tanggung jawab.
Menurutnya, generasi muda harus mampu menjadi pribadi yang kuat, disiplin, dan memiliki niat yang baik dalam menjalankan tugas organisasi maupun pengabdian di lingkungan pesantren.
“Pemimpin itu berat karena tanggung jawab. Jangan sibuk melihat kekurangan orang lain, tetapi perbaiki niat dalam diri sendiri dan tetap berdiri tegak di mana pun berada,” ungkapnya dalam sambutan pelantikan.
Sementara itu, Ketua IPPAA Masa Khidmah 2025–2026, Muhammad Syarif Azka Widodo, berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan semangat pengabdian serta menjaga kekompakan antar santri.
Ia juga mengingatkan bahwa teguran dari guru dan pembina merupakan bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter santri.
Adapun susunan inti Pengurus IPPAA Masa Khidmah 2026–2027 yakni: Ketua: Haris Al Fikri, Okta Via Daila, Wakil Ketua: M. Ilham Hasibuan , Aira Nazifah Ritonga
Sekretaris: Ahmad Faisal Sidabutar , Utammi Lathifah Khoiriyyah Siregar dan Bendahara: Sultan Jaya Mulia Siregar , Nabilatun Sitompul serta Kepengurusan tersebut turut diperkuat dengan sejumlah departemen yang akan menjalankan berbagai program organisasi dan pembinaan santri selama satu periode mendatang.
Acara pelantikan turut dihadiri Kepala MTs Al Kautsar Al Akbar, Drs. Arsyad, Kepala MAS Al Kautsar Al Akbar, Muhyiddin Yudi S., beserta jajaran tenaga pendidik Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar.
Melalui pelantikan ini, IPPAA diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan kepemimpinan santri yang aktif, disiplin, dan berkontribusi positif bagi kemajuan pesantren maupun masyarakat. (W26)
