Medan, (indonesiaeditorial.com)
Perkumpulan Guru Madrasah Indonesia (PGM Indonesia) Provinsi Sumatera Utara menggelar Musyawarah Wilayah Luar Biasa (MUSWILUB) pada Senin, 1 Juni 2026, bertempat di Saka Hotel Medan.
Mengusung tema “Bersinergi dalam Musyawarah, Mengabdi untuk Madrasah yang Lebih Baik”, forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan PGM Indonesia Sumatera Utara dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah.
MUSWILUB yang diikuti oleh pengurus dan perwakilan PGM dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Utara tersebut diharapkan melahirkan keputusan-keputusan penting yang mampu memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan pendidikan keagamaan, khususnya di lingkungan madrasah.
Kegiatan ini mendapat perhatian besar dari berbagai pihak. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., M.M., dijadwalkan hadir dan memberikan arahan terkait penguatan peran guru madrasah dalam menjawab tantangan pendidikan di era perubahan yang semakin dinamis.
Selain itu, Ketua Umum Pengurus Pusat
PGM Indonesia, Ir. H. Yaya Ropandi, S.Pd.I., M.Si., Gr., juga direncanakan hadir untuk memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka MUSWILUB. Kehadiran pimpinan nasional PGM Indonesia tersebut menjadi bukti komitmen organisasi dalam memperkuat tata kelola dan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah.
Plt. Ketua Umum PGM Indonesia Sumatera Utara, Abdul Wahab Absam , S.HI, menegaskan bahwa MUSWILUB bukan sekadar agenda organisasi, melainkan forum strategis untuk menyatukan visi dan memperkuat langkah perjuangan guru madrasah di Sumatera Utara.
“MUSWILUB ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi, membangun sinergi antar
pengurus dan anggota, serta memastikan PGM Indonesia Sumatera Utara mampu hadir sebagai organisasi yang responsif terhadap kebutuhan guru dan perkembangan madrasah. Melalui forum ini, kami ingin melahirkan keputusan yang membawa manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan madrasah di Sumatera Utara,” ujar Abdul Wahab Absam.
Menurutnya, tantangan pendidikan madrasah saat ini menuntut organisasi profesi untuk lebih aktif mengambil peran dalam penguatan kompetensi guru, advokasi kebijakan pendidikan, serta pengembangan kualitas layanan pendidikan madrasah yang berdaya saing.
Senada dengan itu, Sekretaris Umum PGM Indonesia Sumatera Utara, Drs. H. Armianto, menyampaikan bahwa hasil
MUSWILUB diharapkan menjadi pijakan kuat dalam meningkatkan peran organisasi sebagai wadah perjuangan, pengembangan kompetensi, dan penguatan profesionalisme guru madrasah.
Sementara itu, Bendahara Umum PGM Indonesia Sumatera Utara, Dra. Hj. Siti Ruhil Nasution, M.Pd, menambahkan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal agar pelaksanaan MUSWILUB berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan keputusan yang berorientasi pada kemajuan organisasi serta peningkatan kualitas pendidikan madrasah.
Informasi pelaksanaan MUSWILUB ini disampaikan oleh Abdul Wahab didampingi Sekretaris Umum H. Armianto
dan Bendahara Umum Hj. Siti Ruhil Nasution melalui keterangan yang diterima (31/05/2026) di Medan.
Dengan semangat kebersamaan dan musyawarah, MUSWILUB PGM Indonesia Sumatera Utara di Saka Hotel Medan diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat eksistensi organisasi, mempererat sinergi antar pengurus dan anggota, serta melahirkan kepemimpinan dan program kerja yang mampu menjawab kebutuhan guru madrasah di masa depan. (W26).
