Medan (indonesiaeditorial.com)
Suasana serius dan penuh semangat terlihat dalam pelaksanaan Ujian Makalah Akhir Santri di Pesantren Al Kautsar Al Akbar Medan yang digelar baru-baru ini. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi akhir pembelajaran santri pada bidang studi pondok seperti Akhlak, Fikih, Nahwu, Shorof, Hadist, dan Tarekh.
Dalam pelaksanaan ujian, para santri mempresentasikan hasil makalah yang telah mereka susun selama proses pembelajaran di pesantren. Ujian berlangsung di bawah pengawasan dewan guru dan penguji pesantren dengan
menitikberatkan pada kemampuan pemahaman materi, penyusunan karya ilmiah, serta penguasaan dasar-dasar ilmu agama Islam.
Kepala MAS Al Kautsar Al Akbar Medan Al Ustadz Muhyiddin Yudi S., S.Ag.,Gr menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata pesantren dalam membangun budaya akademik dan literasi di lingkungan santri.
“Ujian makalah ini bukan hanya formalitas akhir pembelajaran, tetapi bagian dari proses pembentukan mental ilmiah santri. Mereka dilatih untuk memahami ilmu, menyusun pemikiran secara sistematis, dan mempertanggungjawabkan hasil belajarnya di hadapan penguji,” ujarnya
Ustadz Muhyiddin Yudi didampingi
Koordinator Makalah Al Ustadz Ibrahim, S.Pd I menambahkan bahwa pesantren ingin melahirkan generasi santri yang tidak hanya memahami ilmu agama secara teori, tetapi juga mampu menyampaikan pemikiran dengan baik dan benar.
Dalam kesempatan itu, santri peserta ujian, Nabilatun Afifah, mengaku bersyukur dapat menyelesaikan laporan tugas akhir pembelajaran pesantren dengan baik meskipun melalui proses yang cukup menantang.
“Penyusunan makalah ini memberikan pengalaman baru bagi kami untuk lebih mendalami pelajaran pondok dan belajar menyusun karya ilmiah secara bertanggung jawab,” ungkapnya.
Menurutnya, dukungan ustadz, ustadzah,
orang tua, serta teman-teman menjadi faktor penting dalam menyelesaikan tugas akhir tersebut.
Pelaksanaan ujian makalah ini mendapat perhatian serius dari pihak pesantren karena dinilai mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan memperkuat pemahaman santri terhadap ilmu-ilmu keislaman. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana melatih keberanian santri dalam menyampaikan hasil kajian di depan penguji.
Melalui kegiatan ini, Pesantren Al Kautsar Al Akbar Medan berharap para santri mampu menjadi generasi Islam yang berilmu, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan masyarakat di masa depan. (W26)
