Medan ( indonesiaeditorial.com)
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti keluarga besar serta kalangan rekan perjuangan atas wafatnya Drs. H. A’zam Nasution, M.AP, sosok yang dikenal luas sebagai figur gigih, konsisten, dan pantang menyerah dalam berbagai gerakan sosial dan organisasi.
Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Selasa, 10 Dzulqaidah 1447 H / 28 April 2026 M. Kepergiannya menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi banyak pihak yang selama ini mengenal
dedikasi dan kontribusinya.
Semasa hidupnya, A’zam Nasution dikenal aktif dalam dunia organisasi dan pemerintahan. Ia menjabat sebagai Ketua PD Al Washliyah Kota Medan 2016 – 2021serta dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan. Peran tersebut dijalankannya dengan penuh tanggung jawab dan komitmen tinggi.
Dalam berbagai kesempatan, almarhum dikenal sebagai pribadi yang teguh memegang prinsip. Ia tidak hanya menjadi bagian dari gerakan, tetapi juga tampil sebagai penggerak yang mendorong semangat kolektif dan memperkuat nilai-nilai perjuangan di
tengah masyarakat.
Rekan-rekan dekat mengenang almarhum sebagai sosok yang tidak pernah lelah dalam berjuang. Dalam berbagai kondisi, ia tetap menunjukkan konsistensi dan keberanian dalam memperjuangkan apa yang diyakininya.
“Beliau adalah contoh nyata dari keteguhan. Dalam kondisi apa pun, beliau tidak pernah mundur. Saya menjadi saksi bagaimana beliau selalu hadir, selalu berjuang tanpa kenal lelah,” ungkap Abdul Wahab Absam, rekan seperjuangan almarhum di organisasi Al Washliyah Medan.
Selain dikenal karena kegigihannya, almarhum juga dihormati karena
sikapnya yang sederhana serta kemampuannya membangun kedekatan dengan berbagai kalangan. Hal itu menjadikan dirinya sosok yang disegani sekaligus dirindukan.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Perumahan Sisilia Residence Blok A No. 61, Jalan Sumber Amal, Marendal, Medan. Sejumlah pelayat dari berbagai latar belakang tampak berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Kepergian A’zam Nasution meninggalkan duka mendalam sekaligus refleksi bagi banyak pihak tentang arti dedikasi, konsistensi, dan pengabdian. Nilai-nilai yang
ditinggalkannya diharapkan dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya bersama para shalihin.(W26)
