Medan (indonesiaeditorial.com )
Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan serta penguatan karakter peserta didik, Kepala Madrasah Aliyah Al Kautsar Al Akbar Medan Muhyiddin Yudi S.,S.Ag ( 11/02/2026) di Pesantren Al Kautsar Al Akbar menyampaikan bahwa kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta merupakan program yang sangat penting dan relevan bagi para guru.
Di era digital yang berkembang sangat pesat, guru tidak hanya dituntut untuk menguasai teknologi dan administrasi pembelajaran, tetapi juga mampu menghadirkan pendidikan yang berlandaskan nilai kasih sayang, empati, keteladanan, dan pembinaan karakter, ditegas Kepala Madrasah.
Selanjut beliau menegaskan Kurikulum Berbasis Cinta menekankan bahwa proses belajar bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses membimbing dengan hati, membangun hubungan yang humanis, serta menanamkan nilai moral dan spiritual.
Kamad MAS Al Kautsar Al Akbar, menegaskan bahwa kegiatan ini sangat diperlukan agar para guru
Memahami konsep dan filosofi Kurikulum
Berbasis Cinta. Mampu mengintegrasikan nilai-nilai cinta, empati, dan akhlak mulia dalam pembelajaran.
Menyesuaikan strategi pembela jaran dengan tantangan era digital tanpa menghilangkan sentuhan kemanusiaan.
Meningkatkan profesionalisme guru dalam membentuk generasi yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual.
Melalui workshop ini diharapkan para guru dapat mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara nyata di madrasah, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, inspiratif, dan penuh keberkahan , ditambahkan Kepala Madrasah Tsanawiyah Al Kautsar Al Akbar Medan Drs. Arsyad, S.Pd I.
Turut dihadiri Pengawas Madrasah
Kementerian Agama Kota Medan dari tingkat MA : Nuraini Z, S.Pd.,M.Pd dan MTs : Dra. Linda Everita Nasution, S.Pd , Kepala MAS / MTs Sepembinaan Pengawas, dan Narasumber Dra. Susmaini, M.Pd menyampaikan Implementasi Pembelajaran Mendalam Kurikulum Berbasis Cinta. (W26)
